Postingan

Menampilkan postingan dengan label manfaat

Manaqib Sayidah Fatimah az-Zahra al-Batul binti Muhammad SAW

Fatimah binti Muhammad (606/614 - 632) atau lebih dikenal dengan Fatimah az-Zahra (Fatimah yang selalu berseri) (Bahasa Arab: فاطمة الزهراء ) putri bungsu Nabi Muhammad SAW dari perkawinannya dengan istri pertamanya, Khadijah. Kelahiran & Kematian Fatimah dilahirkan pada hari Jumat, 20 Jumadil akhir di Mekkah, tahun kelima setelah kerasulan Nabi Muhammad[1], atau sekitar tahun 614 M (menurut tradisi Syi'ah) atau tahun 606 M (menurut Sunni). Tempat beliau dilahirkan ialah di rumah ayah dan ibunya. Beliau.rha wafat pada tahun ke-11 Hijriyah, enam bulan setelah wafatnya Rasulullah[2], dan dimakamkan secara rahasia di Pemakaman Baqi', Madinah. Pernikahan Ketika usianya beranjak dewasa, Fatimah Az-Zahra dipersunting oleh salah satu sahabat sekaligus orang kepercayaan Rasulullah, Ali bin Abi Thalib. Fatimah Az-Zahra tumbuh menjadi seorang gadis yang tidak hanya merupakan putri dari Rasulullah, namun juga mampu menjadi salah satu orang kepercayaan aya...

Manfaat Wudhu Sebelum Tidur

Gambar
  Bismillahir-Rahmaanir-Rahim … Memang ini kedengarannya sepele.Tapi jangan anggap enteng soal ini, pasalnya nabi senantiasa wudhu sebelum tidur. Berwudhu, disamping bernilai ibadah juga bermanfaat besar bagi kesehatan. peneliti dari Universitas Alexsandria, dr musthafa syahatah ,yang sekaligus menjabat sebagai Dekan Fakultas THT, menyebutkan bahwa jumlah kuman pada orang yang berwudhu lebih sedikit dibanding orang yang tidak berwudhu. Dengan ber-istisnaq (menghirup air dalam hidung) misalnya kita dapat mencegah timbulnya penyakit dalam hidung. Dengan mencuci kedua tangan, kita dapat menjaga kebersihan tangan. Kita juga bisa menjaga kebersihan kulit wajah bila kita rajin berwudhu. Selain itu, kita juga bisa menjaga kebersihan daun telinga dan telapak kaki kita, artinya dengan sering berwudhu kita dapat menjaga kesehatan tubuh kita. Lalu, bagaimana jika berwudhu dilakukan sebelum tidur ? Nah, para pakar kesehatan di dunia senantiasa menganjurkan agar kita ...

Cara Tidur RASULULLAH ﷺ

Gambar
 Tidur Rasulullah saw merupakan cara tidur yang sangat baik bagi kesehatan. Setiap posisi dan waktu yang beliau pilih untuk tidur sangat bermakna bagi kesehatan bahkan jauh sebelum ilmu kedokteran berkembang seperti sekarang. Ibnu Qayyim berkata, “Barangsiapa yang memperhatikan pola tidur dan bangun beliau, niscaya mengetahui bahwa tidur beliau tersebut paling proporsional dan paling bermanfaat untuk badan, organ, dan kekuatan.” Mau tahu banyak bagaimana cara-cara Rasulullah saw tidur? Kalau begitu ayo kita intip. Ada beberapa kebiasaan yang dilakukan Rasulullah saw berkenaan dengan tidur yang mungkin kita tidak tahu selama ini namun perlu kita ketahui sekarang agar kita bisa lebih mengenal orang yang paling kita sayangi didunia ini setelah Allah swt ini, yaitu: • Rasulullah saw mempunyai kebiasaan tidur pada awal malam kemudian bangun pada permulaan paruh kedua malam. Pada saat itu beliau bangun lalu bersiwak, berwudhu dan melaksanakan sholat tahajjjud • Rasulu...

Jendela Rumah Sakit

Gambar
Alkisah... dua orang yang mempunyai penyakit serius menempati kamar yang sama di rumah sakit. Pasien yang satu, setiap siang hari dibolehkan duduk selama satu jam supaya cairan yang ada di paru-parunya cepat hilang dan tempat tidurnya terletak di sebelah jendela satu-satunya di kamar itu. Sedang Pasien yang satunya lagi hanya dapat berbaring di atas punggungnya setiap hari. Kedua orang ini berbicara tentang istri, keluarga, rumah tangga, pekerjaan dan keterlibatan mereka dalam tugas-tugas militer semasa dulu. Setiap siang, ketika pasien yang dekat jendela duduk, ia menghabiskan waktunya bercerita kepada teman sekamarnya tentang semua yang ia lihat dari balik jendela. Teman sekamarnya selama satu jam hidup dalam dunia yang lebih luas. Kegiatan dan warna dunia luar membuatnya lebih bergairah hidup. "Jendela itu menghadap ke taman yang di dalamnya ada telaga yang indah.Angsa dan itik bermainan di atas air sementara anak-anak melayarkan k...

Harga Kebersamaan

Gambar
Seorang anak bertanya kepada ayahnya, "Ayah, berapa penghasilanmu 1 jam?" Mendengar pertanyaan ini sang ayah marah lalu berkata dengan kasar, "Jangan ganggu aku!" Sang Ayah baru saja pulang kerja dalam keadaan capek dan  wajah muram. Namun, anaknya bersikeras dengan pertanyaannya, " Ayah berapa penghasilanmu, tolong jawab ... !" Dengan suara yang tidak menyenangkan dia menjawab, " Rp 10.000 satu jam" "Ayah, boleh tidak, aku pinjam Rp 5000?" "Aku sudah berkata, jangan ganggu aku! Diam dan pergilah ke kamarmu!", bentak ayahnya. Memasuki saat tidur malam, sang ayah sudah merasa agak tenang. Ia menyesali perlakuannya tadi, lalu pergi ke loteng menuju kamar anaknya. "Kamu sudah tidur?", tanya ayahnya. Ia lalu memberi anaknya Rp 5000 yang tadi hendak dipinjamnya. Anaknya mengucap terima kasih, lalu ia menyisipkan tangannya ke bawah bantal dan mengeluarkannya dari bawahnya uang Rp 5000 yang tampak kus...

Lelaki Sejati??

Gambar
Aku bertanya pada Ibu, bagaimana menjadi Lelaki Sejati ? Ibuku menjawab, Nak.......... Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari bahunya yang kekar, Tetapi dari kasih sayangnya pada orang disekitarnya Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari suaranya yang lantang, Tetapi dari kelembutannya mengatakan kebenaran Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari jumlah sahabat di sekitarnya, Tetapi dari sikap bersahabatnya pada generasi muda bangsa Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari bagaimana dia dihormati ditempat bekerja, Tetapi dari bagaimana dia dihormati di dalam rumah Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari kerasnya pukulan, Tetapi dari sikap bijaknya memahami persoalan Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari dadanya yang bidang, Tetapi dari hati yang ada dibalik itu Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari banyaknya wanita yg memuja, Tetapi komitmennya terhadap wanita yang dicintainya Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari barbel yang dibebankan, Tetapi dari tabahny...

Ketika Cinta Tak Memerlukan Alasan

Gambar
Terjadi sebuah percakapan kecil di taman kota oleh sepasang kekasih... Wanita(W) : Mengapa kamu menyukai saya? Pria (P) :  Saya tidak dapat menjelaskan alasannya.  Tetapi saya sungguh menyukai engkau W : Kamu bahkan tidak dapat memberikan alasan kepada saya Bagaimana kamu dapat berkata menyukai saya? Bagaimana kamu dapat berkata kamu mencintai saya? P : Saya sungguh tidak tahu alasannya, tetapi saya dapat membuktikan bahwa saya mencintai kamu. W : Bukti? Tidak! Saya mau kamu menjelaskan alasannya. Pacar kawan saya dapat berkata kepada kawan saya bahwa dia mencintai kawan saya, tetapi kamu tidak dapat! P : Ok ok!!! Hmm karena kamu cantik, karena suaramu enak didengar, karena kamu penuh perhatian, karena kamu mengasihi, karena kamu bijaksana, karena senyummu, karena setiap gerakanmu Sayangnya, beberapa hari kemudian, sang Wanita mengalami kecelakaan dan mengalami koma. Sang Pria kemudian menaruh surat di sisinya, dan isinya ...

Sepetak Sawah

Gambar
Di suatu hari ada seorang pemuda yang hendak pergi menyelesaikan urusan bisnisnya dengan menumpang pesawat,bercakap-cakap dengan seorang wanita lanjut usia di bangku sebelahnya. "Ibu pergi sendirian??hendak kemana??" tanya pemuda itu membuka pembicaraan. "Ya...nak,hendak mengunjungi anak keduaku di Singapura" jawab ibu itu menjelaskan. Pemuda itu pun memperkenalkan dirinya dan mulai bercerita  banyak dengan ibu tersebut yang kemudian mengetahui jika ia memiliki enam orang anak. "Bagaimana dengan adik dan kakak dari anak kedua ibu?apakah ibu tidak juga menengok mereka?" tanya pemuda itu. "Ya..aku tak terlalu kuat untuk menengok mereka,kini mereka telah jauh dariku demi karir dan kehidupan mereka selanjutnya,namun seringkali mereka pulang untuk menjengukku." jawab ibu itu kemudian. "Kalau boleh tahu,apa pekerjaan anak-anak ibu dan dimana mereka bekerja?" tanya pemuda itu penasaran, "Oh...anak Ketiga da...

Mangkuk Kayu

Gambar
The Wooden Bowl Seorang lelaki tua tinggal bersama anak laki-lakinya, menantu dan cucunya yang baru berusia 4 tahun. Tangan lelaki tua itu gemetaran, matanya kabur dan jalannya tertatih-tatih. Keluarga ini selalu makan bersama di meja, namun tangan orang tua mereka yang gemetaran membuat makan menjadi pekerjaan yang sulit baginya. Pastei (pie) menggelinding dari sendoknya jatuh ke lantai. Bila ia meraih gelas, susu tumpah membasahi taplak meja. Anak dan menantunya menjadi jengkel karena kotoran yang di akibatkannya. kita harus berbuat sesuatu terhadap ayah, kata si anak. Aku sudah tidak sabar lagi melihat tumpahan susu, berisiknya kunyahan dan makanan yang jatuh ke lantai. Kemudian suami isteri itu menyediakan meja kecil di pojok rumah. Di meja ini ayah mereka makan seorang diri. Karena sang ayah juga memecahkan satu atau dua piring, maka makanan di meja kecil ini disajikan dalam mangkuk terbuat dari kayu. Bila keluarga ini melihat sekilas ke arah lelaki tua itu, ...

8 Kebohongan Ibu

Gambar
Alkisah terlahir sebagai seorang anak laki-laki di sebuah keluarga yang miskin. Bahkan untuk makan saja, seringkali kekurangan. Ketika makan, ibu sering memberikan porsi nasinya untuk anaknya. Sambil memindahkan nasi ke mangkuk, ibu berkata: “Makanlah nak, aku tidak lapar” ———- KEBOHONGAN IBU YANG PERTAMA Ketika sang anak mulai tumbuh dewasa, ibu yang gigih sering meluangkan waktu senggangnya untuk pergi memancing di kolam dekat rumah, ibu berharap dari ikan hasil pancingan, ia bisa memberikan sedikit makanan bergizi untuk petumbuhan. Sepulang memancing, ibu memasak sup ikan yang segar dan mengundang selera. Sewaktu sang anak memakan sup ikan itu, ibu duduk di sampingnya dan memakan sisa daging ikan yang masih menempel di tulang yang merupakan bekas sisa tulang ikan yang telah dimakan anaknya. Sang anak melihat ibunya seperti itu, hatinya  tersentuh, lalu menggunakan sendoknya dan memberikan kepada ibunya. Tetapi ibu dengan c...

Teguran yang Bijaksana

Pada suatu hari, di sebuah sekolah menengah. Saat jam istirahat, ada perkelahian antara dua murid laki-laki di kelas. Kerumunan murid pun berakhir saat seorang guru datang menengahi dan melerai mereka. Tidak lama kemudian, saat pelajaran berikutnya akan dimulai, Kepala Sekolah masuk ke kelas tersebut dan langsung menyampaikan maksud kedatangannya. “Andika, kamu nanti datang kantor Bapak, jam 3 sore.”Seisi kelas terdiam sedangkan murid yang dimaksud seketika berwajah pucat pasi. “Baik Pak,” ia menjawab lemah. Habis aku! Pasti akan dimarahi dan dikenai sanksi gara-gara perkelahian tadi, begitu pikir Andika. Tepat pukul 3 sore, Andika telah ada di depan kantor dan mengetuk pintu ruangan kepala sekolah. Jantungnya berdegup keras dan tubuhnya serasa lunglai. “Masuk!” terdengar suara dari dalam. Andika pun masuk. Dengan takut-takut, ia berdiri dekat meja kepala sekolah, sambil menundukkan kepalanya dalam-dalam. “Duduklah Andika. Kamu tentu sudah bisa menebak, kenapa Bapak...

Kubangan Lumpur dan Semak-Semak

Mud Puddles and Dandelions Apabila aku melihat sebidang tanaman rumput, aku hanya melihat kumpulan semak-semak yang hanya akan mengotori halamanku. Namun, anakku membayangkannya sebagai bunga untuk Ibunya, lalu meniup bulu-bulu tipis yang mengelilingi bunganya.      Apabila aku melihat pemabuk tua yang tersenyum kepadaku, aku membayangkan orang yang jorok dan bau yang mungkin mengharap pemberian uang dariku. Kemudian akupun menyingkir jauh-jauh darinya. Namun, anakku melihatnya sebagai orang yang tersenyum kepadanya lalu ia membalas senyumnya.      Apabila aku mendnegar musik yang kusukai, aku tahu aku tidak dapat mengikuti nada dan ritmenya. Jadi, aku hanya duduk mendengarkan dengan asyik. Namun, anakku dapat merasakan pukulan dan ketukannya lalu bergerak mengikuti iramanya. Ia juga melantunkan liriknya, dan bila tidak hafal ia mengarang sendiri syairnya.      Apabila aku merasakan hembusan angin di muka...

Nilai Sebuah Waktu

Untuk memahami nilai SATU TAHUN, tanyalah kepada murid yang tidak naik kelas. Untuk memahami nilai SATU BULAN, tanyalah kepada ibu yang melahirkan bayi premature. Untuk memahami nilai SATU MINGGU, tanyalah kepada editor sebuah koran mingguan. Untuk memahami nilai SATU JAM, tanyalah seseorang yang hendak ditemui kekasihnya. Untuk memahami nila SATU MENIT, tanyalah kepada oarang yang ketinggalan kereta api. Untuk memahami nilai SATU DETIK, tanyalah kepada orang yang lolos dari kecelakaan. Untuk memahai nilai SATU MILIDETIK, tanyalah kepada orang yang memenangkan medali perak dalam olimpiade. Hargailah setiap detik yang kau miliki! Ingatlah, waktu tidak menunggu siapa pun. Kemarin adalah sejarah, esok adalah misteri, hari ini adalah karunia.

Pohon Permasalahan

Trouble Tree Tukang kayu yang kugaji untuk memperbaiki rumah pertanian baru saja menyelesaikan hari pertamanya yang melelahkan. ban mobilnya yang bocor membuatnya kehilangan 1 jam kerja, gergaji listriknya macet, dan sekarang mobil tuanya mogok, tidak bisa di jalankan. Aku lalu mengantarkannya pulang dengan mobilku. ia duduk mematung dan membisu. sesampainya di halaman rumahnya, ia mengajakku masuk untuk bertemu dengan keluarganya. ia berjalan menuju pintu depan rumahnya, tapi kemudian berhenti sejenak di dekat sebuah pohon kecil, lalu menyentuh ujung cabang-cabang pohon itu dengan kedua tangannya. Setelah itu ia perubahan yang kitika membuka pintu rumah, mukanya yang kecoklatan karena terik matahari sekatang di hiasi senyum. ia memelukkedua anaknya yang masih kecil lalu menciumnya. (Ketika aku hendak pulang) ia mengantarkanku ke mobilku. kami melewati lagi pohon kecil itu. aku sangat penasaran lalu bertanya kepadanya tentang apa yang tadi ia lakukan. “Oh, ini...

Anak Laki dan Pohon Apel

Gambar
The Boy a nd The Apple Tree Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari. Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak kecil itu. Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya. Suatu hari ia mendatangi pohon apel. Wajahnya tampak sedih. “Ayo ke sini bermain-main lagi denganku,” pinta pohon apel itu. “Aku bukan anak kecil yang bermain-main dengan pohon lagi.” jawab anak lelaki itu. “Aku ingin sekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk membelinya.” Pohon apel itu menyahut, “Duh, maaf aku pun tak punya uang… tetapi kau boleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya. Kau bisa mendapatkan uang untuk membeli maina...